Pengenalan Perangkat Keras (Hardware) Pada Sistem Unit Komputer

Perangkat Keras Utama

Prosesor : berfungsi memproses semua data dan perintah

Memori : media penyimpanan data sementara yang paling dekat dengan prosesor

Harddisk : media penyimpanan data (instalasi software dan driver)

Mainboard : media yang berfungsi menyatukan/menghubungkan seluruh perangkat keras pada sistem unit komputer

VGA : berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan/proses data atau perintah ke monitor / LCD

Perangkat Keras Pendukung

Optical Drive : CD Rom, DVD Rom, CD RW, DVD RW

Floppy Drive : Berfungsi untuk membaca data pada disket

LAN Card : berfungsi sebagai port koneksi ke jaringan lokal

Sound Card : berfungsi memproses suara

Power Supply : sumber daya listrik bagi seluruh komponen dan perangkat keras komputer

Spesifikasi Standar Sistem Unit Komputer

Prosesor Intel atau AMD

Memori (RAM)

Mainboard / Motherboard

VGA On board, NVIDIA atau ATI Radeon

Harddisk

Floppy Disk 1.44

Optical Drive

Case dan Power Supply

Monitor

Keyboard, Mouse

Pengertian dan Jenis Processor

Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.

Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :

1.      Aritcmatics Logical Unit (ALU)

2.      Control Unit (CU)

3.      Memory Unit (MU)

Prosesor (Processor)

– Intel

– Pentium 1 – 4

– Celeron

– Core Duo

– Core 2 Duo

– Quad Core

– AMD

– Duron

– Atlhon XP

– Barton

– Sempron

– AM2

MIKROPROSESSOR

Mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal

Contoh: Intel, AMD, Cyrix, Motorola dan IBM

Salah satu fungsi CPU ialah memeriksa sistem BIOS dan melaksanakan suatu perintah yang akan dilaksanakan

 

 

Dalam istilah teknik, mikroprosesor inilah yang disebut CPU.

Merupakan pusat pengolahan data di dalam komputer

Terdiri dari bagian-bagian: ALU (Aritmatic Logic Unit), Register-register, Control Unit, dan Internal bus yang menghubungkan ketiganya

Memori

EDO RAM (extended data output random access memory )

SDRAM (synchronous dynamic random access memory )

DDR SDRAM (Double data rate synchronous dynamic random access memory)

DDR SDRAM 2

 

 

KOMPONEN PADA CPU

Memori Utama

Perangkat yang bertugas membantu prosesor untuk menampung data agar selalu siap untuk dapat diakses oleh prosesor

RAM

Memori bertipe volatil, yaitu data akan hilang kalau komputer dimatikan. Dapat ditulisi dan dibaca, fungsi utamanya adalah sebagai penyimpan sementara data dan program saat komputer digunakan.

Tipe RAM

66Mhz :

DIMM (30 pin)

Edo RAM (72 pin)

100, 133, 200, 266 Mhz :

SDRAM

200, 266, 333, 400 Mhz :

DDR

RAM (Random Access Memory)

Semua data dan program/instruksi dari media input disimpan terlebih dahulu ke main memory, khususnya di RAM.

Memori yang dapat dimasup/diakses yaitu dapat diisi dan diambil isinya.

Struktur RAM:

Input storage: menampung input yang dimasukkan lewat media input

Program storage: menyimpan semua instruksi program yang akan diproses

Working storage: menyimpan data yang akan diolah dan hasil dari pengolahan

Output storage: menyimpan hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke media output.

Memori yang mudah berubah /diubah (volatile)

Menyimpan memori lebih dari satu putaran (cycle)

Memungkinkan CPU berfungsi sebagai alat bantu (tools)

Memori (RAM) berguna untuk menyimpan data sementara

Prosesor bekerja akan menghasilkan hasil sementara yang akan disimpan di RAM

Ditancapkan di slot RAM

ROM

Memori bertipe non-volatil, yaitu data tidak akan hilang kalau komputer dimatikan. Hanya dapat dibaca, fungsi utamanya adalah sebagai penyimpan program yang dibutuhkan untuk pengendalian funsgsi-fungsi dasar komputer

ROM (Read Only Memory)

Hanya dapat dibaca saja

Diisi oleh pabrik pembuatnya dengan sistem operasi, yaitu program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci di keyboard untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program.

Instruksi-instruksi yang ada di ROM disebut firmware

Isi ROM tidak boleh hilang atau rusak

Sifatnya non volatile

Ada jenis ROM yang bisa diubah isinya:PROM, EPROM, RPROM, EEPROM

VGA (Video Graphics Adapter)

Nvidia

Ati Radeon

Banyak jenis chipset dan kecepatannya

Memori semakin besar dan cepat (nano second kecil) akan lebih bagus

Tujuan pemakaian untuk graphis atau game

C-MOS (complementary metal oxide semiconductor)

Menyimpan memori selama masih ada aliran listrik (baterai M/B)

Menyimpan set-up bagi PC

Memori dapat diubah-ubah oleh Pemakai (C-MOS setup)

Harddisk

Interface IDE

Interface SCSI

Interface SATA I

Interface SATA II

Internal atau external

Kegunaan harddisk :

Untuk penggunaan PC atau Laptop

Harddisk: Digunakan untuk menyimpan data permanen

Dihubungkan ke motherboard melalui kabel data

Terdapat juga external harddisk

 

 

Floppy Disk

Floppy 5.25

Floppy 1.44

Media penyimpan data yang bisa dihapus dan ditulis kembali.

Isinya berupa pita yang dapat menyimpan efek magnet.

Data disimpan dengan cara memagnetisasi pita dimana pola medan magnet tertentu merepresentasikan bit 1 dan pola lawan medan magnet merepresentasikan bit 0

Pembacaan data dan penyimpanan data sama caranya dengan harddisk

Sudah jarang digunakan

Optical Drive

CD Rom

Berfungsi untuk membaca data yang tersimpan pada CD

Terdapat laser yang berfungsi menembakkan sinar ke permukaan CD

Sinar yang dipantulkan CD akan dibaca sebagai bit “1” atau “0”

CD RW

DVD Rom

DVD Combo

DVD RW

POWER SUPPLY

Power Supply adalah sebuah perangkat yang ada di dalam CPU yang berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan computer.

Power Supply Unit (PSU) berfungsi untuk mengubah tegangan listrik (AC 220/230/240 V, 110/120 V) agar bisa digunakan oleh computer (DC 3,3 V, 5 V, 12 V). Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.

 

 

 

MONITOR

Monitor atau sering kita sebut Layar tampilan Komputer. Istilah monitor biasanya digambarkan pada sebuah kotak layar yang dapat menampilkan sesuatu dari komputer. Selain itu pula istilah monitor terkadang digambarkan untuk menilai kemampuan grafis.
Ada banyak cara untuk menggolongkan monitor.  Tetapi cara yang paling sering digunakan adalah dengan melihat kemampuan dari warna yang dihasilkan monitor tersebut.

Monitor dapat di bagi menjadi 3 kelas, diantaranya :

# monochrome: Monitor Monokrom biasanya menampilkan dua warna, warna background dan satu lagi adalah warna foreground. Warna tersebut adalah warna hitam dan putih, hijau dan hitam dan Kuning dan hitam.
# gray-scale : Gray Scale monitor adalah jenis special dari monitor monochrome yang dapat menampilkan bayangan ungu yang berbeda.
# Color : Monitor Color adalah monitor berwarna yang memiliki 16 hingga 1 juta warna yang berbeda. Monitor berwarna ini terkadang disebut monitor RGB karena monitor tersebut dapat menerima 3 sinyal yang berbeda, Merah (Red), Hijau (Green) dan Biru(Blue).

KEYBOARD

Keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikan kalimat dan symbol-simbol khusus lainnya pada computer.Jumlah seluruh tombol pada keyboard ada 104 tombol.Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik.

MOUSE

Mouse adalah perangkat yang berfungsi menggerakan pointer,menunjukan perintah atau program pada layar monitor.Pada mouse terdapat klikan kiri dan klikan kanan.Pada klik kiri 1x berfungsi untuk memilih menu atau icon dan klik kiri 2x untuk membuka menu yang dituju.

Mainboard

Merupakan Pusat komponen dari unit sistim

Mainboard berfungsi untuk menghubungkan semua bagian-bagian lain di dalam komputer

Istilah dalam bidang komputer: ‘bus’

Komponen di dalam mainboard :

Slot PCI (Peripheral Component Interconnect),

AGP (Accelerated Graphics Port ), PCIex,

Slot memori,

IDE (Integrated development environment) / Parallel ATA or PATA,

SATA (Serial  Advanced Technology Attachment),

BIOS

Perlengkapan standar mainboard : LAN Card, Sound Card, USB (Universal Serial Bus)

 

 

 

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mandriva Linux

Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.

Jenis-jenis

1. Mandriva One

·Medianya berupa satu keping CD. Merupakan versi mandriva live cd. Artinya dapat langsung dijalankan/boot dari CDROM tanpa perlu diinstall terlebih dahulu. Meski demikian, versi ini dapat juga diinstall, karena di dalam live cdnya tersedia aplikasi installer. Versi utamanya menggunakan desktop KDE. Selain itu tersedia juga versi GNOME, XFCE dan desktop minor lainnya.

2.Mandriva Free

Medianya berupa 3 keping CD Installer atau 1 DVD installer. Versi ini merupakan versi installer, artinya untuk menjalankannya harus diinstall dulu ke dalam komputer. Karena jumlah medianya lebih banyak dan besar, versi ini memiliki aplikasi yang lebih lengkap ketimbang mandriva one. Free disini artinya paket paket didalamnya berlisensi free sesuai dengan kaidah GNU/GPL. Codec codec dan driver yang disertakan terbatas hanya yang bersifat free.

3.Mandriva Power Pack
Medianya berupa satu keping DVD installer. Isinya sama dengan Mandriva Free namun ditambah dengan aplikasi – aplikasi komersial yang tidak free. Selain itu juga dilengkapi dengan codec-codec yang tidak berlisensi free / tidak bebas didistribusikan. Dalam paket penjualannya disertai dengan code serial registrasi online, dan dukungan berupa support online dari mandriva expert selama 3 bulan penuh.
4.Mandriva Corporate Server (CS)
•Medianya berupa satu keping DVD installer. Merupakan versi mandriva yang ditujukan untuk server corporate / perusahaan. Seluruh aplikasi dan kernel didalamnya telah dituning dan dioptimalisasi untuk menangani proses-proses yang membutuhkan respon cepat dan performa tinggi. Dalam paket penjualannya disertai dengan code serial / license, serta masa support mulai dari yang terpendek selama 1 tahun.

5. Mandriva Corporate Desktop
Mandriva Corporate Desktop adalah mitra desktop ke Server Perusahaan. Sekali lagi didasarkan pada rilis Mandriva Linux dengan modifikasi perusahaan-spesifik dan perawatan seumur hidup lima tahun. Rilis saat Perusahaan Desktop 4.0.
6.Mandriva Linux Discovery
•Mandriva Linux Discovery adalah distribusi komersial yang ditujukan untuk pertama kali dan Linux pemula pengguna. Itu dijual melalui reseller Mandriva Store website dan berwenang, atau bisa didownload oleh beberapa pelanggan ke Club Mandriva. Mandriva Linux 2008 tidak termasuk edisi Discovery, setelah menambahkan fitur pemula-friendly opsional untuk edisi Powerpack.
•Dalam rilis sebelum Mandriva Linux 2007, Discovery adalah ‘tradisional’ distribusi yang dibangun atas installer DrakX. Dalam Mandriva Linux 2007 dan 2007 Spring, Discovery adalah hibrida “Live DVD” yang dapat boot tanpa instalasi atau diinstal ke hard disk dengan cara tradisional.
•Discovery DVD daripada CD, yang memungkinkan semua bahasa yang akan diberikan pada satu disk. Ini terdiri dari subset dari paket dari ‘utama’ ‘contrib’,, ‘-bebas non’ dan ‘non-bebas-terbatas’ bagian dari pohon induk. Pemilihan paket ini disesuaikan terhadap pengguna desktop pemula. Tema yang dipilih untuk menjadi menarik bagi pengguna pemula digunakan, dan tata letak menu ‘disederhanakan’ dalam aplikasi yang digambarkan daripada nama dan tidak semua aplikasi yang disertakan adalah default (untuk semua edisi yang lain, tata letak menu default adalah ‘tradisional ‘tata letak, di mana semua aplikasi grafis terinstal pada sistem dimasukkan dan tercantum namanya).

INSTALASI SUN xVM VirtualBox (LINUX MANDRIVA ONE )

INSTALASI LINUX MANDRIVA ONE dengan
SUN xVM VirtualBox :

1. Buka Sun xVM Virtual Box

2. Klik NEXT
3. Centang I accept the terms in the License Agreement, klik Next

4. Maka akan muncul gambar seperti di bawah ini , klik Next

5. klik Next lagi,
6. Klik Yes

6. Klik Install

7. Tunggu beberapa saat..

8. centang Start Sun xVM VirtualBox after installation untuk langsung menuju aplikasi
Virtual nya, klik Finish

9. Buka VirtualBox dari Start – All Programs – Sun xVM VirtualBox – Virtualbox
10. Pada jendela VirtualBox klik New

11. Pada jendela wizard klik Next
12. Masukan nama virtual machine Anda pada kolom Name,pilih menu drop down
Operating System menjadi Linux dan Version menjadi distribusi Linux yang Anda
gunakan. Klik Next

13. Tentukan memori yang Anda gunakan, minimal 256 MB, lebih besar lebih baik. Klik
Next

14. Create new hard disk untuk membuat partisi kosong untuk instalasi Linux Anda. Klik
Next

15. Klik Next lagi pada halaman sambutan.

16. Pilih Dynamicaly Expanding Store untuk tipe penyimpanan Anda. Klik Next

17. Masukkan ukuran yang Anda inginkan untuk Linux Anda, perhatikan space harddisk
Anda masih mencukupi atau tidak. Klik Next

18.Anda akan membaca keterangan dari konfigurasi yang Anda tentukan sebelumnya.
Klik Finish

19. Sekarang klik pada Linux yang dibuat, kemudian pada bagian kanan klik General
20. Pada Jendela setting klik CD/DVD-ROM, Klik mount CD/DVD Drive, Klik Iso
Image File

21. Klik gambar folder pada bagian kanan iso. Pada jendela baru klik Add dan cari iso
didalam DVD atau harddisk Anda. Klik Select

22. Keluar dari general, klik OK
23. Jalankan Linux dengan mengklik START.

Di bawah ini tampilan linux dengan menggunakan SUN xVM
VirtualBox :

TAMPILAN DESKTOP MANDRIVAONE

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Keamanan DARI DEVIL PROGRAM

Taksonomi ancaman perangkat lunak / klasifikasi program jahat (malicious program):

1.    Program-program yang memerlukan program induk (host program). Fragmen program tidak dapat mandiri secara independen dari suatu program aplikasi, program utilitas atau program sistem.

2.    Program-program yang tidak memerlukan program induk. Program sendiri yang dapat dijadwalkan dan dijalankan oleh sistem operasi.

Tipe-tipe program jahat :

  1. Bacteria : program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file. Tujuan program ini hanya satu yaitu mereplikasi dirinya. Program bacteria yang sederhana bisa hanya mengeksekusi dua kopian dirinya secara simultan pada sistem multiprogramming atau menciptakan dua file baru, masing-masing adalah kopian file program bacteria. Kedua kopian ini kemudian mengkopi dua kali, dan seterusnya.
  1. Logic bomb : logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
  • Logic bomb menempel pada suatu program resmi yang diset meledak ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi.
  • Contoh kondisi-kondisi untuk memicu logic bomb adalah ada atau tudak adanya file-file tertentu, hari tertentu daru minggu atau tanggal, atau pemakai menjalankan aplikasi tertentu. Begitu terpicu, bomb mengubah atau menghapus data atau seluruh file, menyebabkan mesin terhenti, atau mengerjakan perusakan lain.
  1. Trapdoor : Titik masuk tak terdokumentasi rahasia di satu program untuk memberikan akses tanpa metode-metode otentifikasi normal.
  • Trapdoor telah dipakai secara benar selama bertahun-tahun oleh pemogram untuk mencari kesalahan program. Debugging dan testing biasanya dilakukan pemogram saat mengembangkan aplikasi. Untuk program yang mempunyai prosedur otentifikasi atau setup lama atau memerlukan pemakai memasukkan nilai-nilai berbeda untuk menjalankan aplikasi maka debugging akan lama bila harus melewati prosedur-prosedur tersebut. Untuk debug program jenis ini, pengembang membuat kewenangan khusus atau menghilangkan keperluan setup dan otentifikasi.
  • Trapdoor adalah kode yang menerima suatu barisan masukan khusus atau dipicu dengan menjalankan ID pemakai tertentu atau barisan kejahatan tertentu. Trapdoor menjadi ancaman ketika digunakan pemrogram jahat untuk memperoleh pengkasesan tak diotorisasi.
  • Pada kasus nyata, auditor (pemeriksa) perangkat lunak dapat menemukan trapdoor pada produk perangkat lunak dimana nama pencipta perangkat lunak berlakuk sebagai password yang memintas proteksi perangkat lunak yang dibuatnya. Adalah sulit mengimplementasikan kendali-kendali perangkat lunak untuk trapdoor.
  1. Trojan horse : Rutin tak terdokumentasi rahasia ditempelkan dalam satu program berguna. Program yang berguna mengandung kode tersembunyi yang ketika dijalankan melakukan suatu fungsi yang tak diinginkan. Eksekusi program menyebabkan eksekusi rutin rahasia ini.
  • Program-program trojan horse digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi secara tidak langsung dimana pemakai tak diotorisasi tidak dapat melakukannya secara langsung. Contoh, untuk dapat mengakses file-file pemakai lain pada sistem dipakai bersama, pemakai dapat menciptakan program trojan horse.
  • Trojan horse ini ketika program dieksekusi akan mengubah ijin-ijin file sehinga file-file dapat dibaca oleh sembarang pemakai. Pencipta program dapat menyebarkan ke pemakai-pemakai dengan menempatkan program di direktori bersama dan menamai programnya sedemikian rupa sehingga disangka sebagai program utilitas yang berguna.
  • Program trojan horse yang sulit dideteksi adalah kompilator yang dimodifikasi sehingga menyisipkan kode tambahan ke program-program tertentu begitu dikompilasi, seperti program login. Kode menciptakan trapdoor pada program login yang mengijinkan pencipta log ke sistem menggunakan password khusus. Trojan horse jenis ini tak pernah dapat ditemukan jika hanya membaca program sumber. Motivasi lain dari trojan horse adalah penghancuran data. Program muncul sebagai melakukan fungsi-fungsi berguna (seperti kalkulator), tapi juga secara diam-diam menghapus file-file pemakai.
  • Trojan horse biasa ditempelkan pada program-program atau rutin-rutin yang diambil dari BBS, internet, dan sebagainya.
  1. Virus : Kode yang ditempelkan dalam satu program yang menyebabkan pengkopian dirinya disisipkan ke satu program lain atau lebih, dengan cara memodifikasi program-program itu.
  • Modifikasi dilakukan dengan memasukkan kopian program virus yang dapat menginfeksi program-program lain. Selain hanya progasi, virus biasanya melakukan fungsi yang tak diinginkan.
  • Di dalam virus komputer, terdapat kode intruksi yang dapat membuat kopian sempurna dirinya. Ketika komputer yang terinfeksi berhubungan (kontak) dengan perangkat lunak yang belum terinfeksi, kopian virus memasuki program baru. Infeksi dapat menyebar dari komputer ke komputer melalui pemakai-pemakai yang menukarkan disk atau mengirim program melalui jaringan. Pada lingkungan jaringan, kemampuan mengakses aplikasi dan layanan-layanan komputer lain merupakan fasilitas sempurna penyebaran virus.
  • Masalah yang ditimbulkan virus adalah virus sering merusak sistem komputer seperti menghapus file, partisi disk, atau mengacaukan program.

Siklus hidup Virus melalui empat fase (tahap), yaitu :

Þ     Fase tidur (dormant phase). Virus dalam keadaan menganggur. Virus akan tiba-tiba aktif oleh suatu kejadian seperti tibanya tanggal tertentu, kehadiran program atau file tertentu, atau kapasitas disk yang melewati batas. Tidak semua virus mempunyai tahap ini.

Þ     Fase propagasi (propagation phase). Virus menempatkan kopian dirinya ke program lain atau daerah sistem tertentu di disk. Program yang terinfeksi virus akan mempunyai kloning virus. Kloning virus itu dapat kembali memasuki fase propagasi.

Þ     Fase pemicuan (triggering phase). Virus diaktifkan untuk melakukan fungsi tertentu. Seperti pada fase tidur, fase pemicuan dapat disebabkan beragam kejadian sistem termasuk penghitungan jumlah kopian dirinya.

Þ     Fase eksekusi (execution phase). Virus menjalankan fungsinya, fungsinya mungkin sepele seperti sekedar menampilkan pesan dilayar atau merusak seperti merusak program dan file-file data, dan sebagainya. Kebanyakan virus melakukan kerjanya untuk suatu sistem operasi tertentu, lebih spesifik lagi pada platform perangkat keras tertentu. Virus-virus dirancang memanfaatkan rincian-rincian dan kelemahan-kelemahan sistem tertentu.

Klasifikasi tipe virus :

    1. Parasitic virus. Merupakan virus tradisional dan bentuk virus yang paling sering. Tipe ini mencantolkan dirinya ke file .exe. Virus mereplikasi ketika program terinfeksi dieksekusi dengan mencari file-file .exe lain untuk diinfeksi.
    2. Memory resident virus. Virus memuatkan diri ke memori utama sebagai bagian program yang menetap. Virus menginfeksi setiap program yang dieksekusi.
    3. Boot sector virus. Virus menginfeksi master boot record atau boot record dan menyebar saat sistem diboot dari disk yang berisi virus.
    4. Stealth virus. Virus yang bentuknya telah dirancang agar dapat menyembunyikan diri dari deteksi perangkat lunak antivirus.
    5. Polymorphic virus. Virus bermutasi setiap kali melakukan infeksi. Deteksi dengan penandaan virus tersebut tidak dimungkinkan. Penulis virus dapat melengkapi dengan alat-alat bantu penciptaan virus baru (virus creation toolkit, yaitu rutin-rutin untuk menciptakan virus-virus baru). Dengan alat bantu ini penciptaan virus baru dapat dilakukan dengan cepat. Virus-virus yang diciptakan dengan alat bantu biasanya kurang canggih dibanding virus-virus yang dirancang dari awal.
  1. Worm : Program yang dapat mereplikasi dirinya dan mengirim kopian-kopian dari komputer ke komputer lewat hubungan jaringan. Begitu tiba, worm diaktifkan untuk mereplikasi dan progasai kembali. Selain hanya propagasi, worm biasanya melakukan fungsi yang tak diinginkan.
  • Network worm menggunakan hubungan jaringan untuk menyebar dari sistem ke sistem lain. Sekali aktif di suatu sistem, network worm dapat berlaku seperti virus atau bacteria, atau menempelkan program trojan horse atau melakukan sejumlah aksi menjengkelkan atau menghancurkan.
  • Untuk mereplikasi dirinya, network worm menggunakan suatu layanan jaringan, seperti : Fasilitas surat elektronik (electronic mail facility), yaitu worm mengirimkan kopian dirinya ke sistem-sistem lain.
  • Kemampuan eksekusi jarak jauh (remote execution capability), yaitu worm mengeksekusi kopian dirinya di sistem lain.
  • Kemampuan login jarak jauh (remote login capability), yaitu worm log pada sistem jauh sebagai pemakai dan kemudian menggunakan perintah untuk mengkopi dirinya dari satu sistem ke sistem lain. Kopian program worm yang baru kemudian dijalankan di sistem jauh dan melakukan fungsi-fungsi lain yang dilakukan di sistem itu, worm terus menyebar dengan cara yang sama.
  • Network worm mempunyai ciri-ciri yang sama dengan virus komputer, yaitu mempunyai fase-fase sama, yaitu : Dormant phase, Propagation phase, Trigerring phase, Execution phase.
  • Network worm juga berusaha menentukan apakah sistem sebelumnya telah diinfeksi sebelum mengirim kopian dirinya ke sistem itu.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment